Rabu, 25 Mei 2016

Tiga Motivator Terbaik di Indonesia

Jika ada yang tiba-tiba meminta Anda menyebutkan nama 3 motivator terbaik di Indonesia maka reaksi Anda dalam menanggapinya kemungkinan ada dua. Pertama, Anda akan segera menyebutkan 3 nama motivator terbaik yang berada di puncak pikiran Anda. Kedua, Anda akan mengernyitkan kening, berusaha mengingat-ingat atau mencari 3 motivator terbaik Indonesia menurut versi Anda. Apapun rekasi yang Anda berikan pasti Anda berusaha menyebutkan 3 nama motivator terbaik di Indonesia.

Seberapa banyak diantara Anda yang memasukan nama Anda sendiri ke dalam daftar tiga motivator terbaik tersebut? Jika ada yang memasukan nama sendiri, dalam pada urutan berapa Anda memasukan nama Anda? "Saya kan bukan motivator maka saya tidak memasukan nama saya. Yang ditanya 3 motivator terbaik Indonesia kok." Inilah yang menjadi kesalahan banyak orang selama ini. Banyak orang yang mengenyampingkan bahkan menyepelekan potensi diri dalam memotivasi diri sendiri. Sesungguhnya motivator terbaik adalah diri kita sendiri. Kekuatan motivasi terbesar adalah yang datang dari dalam diri kita.

Ketika datang ke seminar motivasi atau ketika perusahaan mendatangkan motivator untuk memberikan training motivasi menjadi tidak akan ada artinya jika Anda sendiri enggan memotivasi diri. Semua ucapan motivator hanya berlalu begitu saja. Ibarat lagu yang tidak Anda kenal diputar di kafe tempat Anda ngopi atau ngobrol bersama teman-teman. Lagu itu terdengar di telinga tetapi tidak masuk ke hati sehingga berlalu begitu saja. Jika Anda mendengar semangat motivasi dari motivator, inspirator, atasan, teman atau siapa saja lalu Anda memerintahkan diri sendiri untuk merasa termotivasi maka dengan sendirinya Anda segera menjalankan perubahan positif dalam diri. Ingat, motivator terbaik itu adalah diri Anda sendiri dan yang terbaik kedua adalah saya, he he he.

info training & motivasi hub Cici 08176655874

Senin, 23 Mei 2016

Bukan Mendadak Motivator

Terinspirasi oleh Jerry Seinfeld sejak tahun 1998 saya sudah menekuni Stand Up Comedy. 6 Maret 2004 saya mengadakan pementasan Stand Up Comedy di Gedung Kesenian Jakarta. Inilah yang membuat media menjuluki saya sebagai pelopor Stand Up Comedy Indonesia. Bahkan tahun 2004 ada media yang menulis saya adalah Stand Up Comedian pertama di Indonesia.

Perkenalan saya dengan pak Gede Prama tahun 1999 membuat saya tertarik dengan dunia motivasi. Saat itu saya tidak mau mengembangkan ketertarikan ini lebih jauh karena saya mau fokus menekuni Stand Up Comedy. Semenjak tampil rutin di acara Bincang Bintang RCTI (2005-2006) kemudian Republik Mimpi hingga Democrazy Metro TV (2006-2012) popularitas saya sebagai komedian dan pembawa acara semakin meningkat.

Tahun 2005 rekan saya pemilik perusahaan training beberapakali meminta saya untuk menjadi trainer di perusahaannya. Saya sempat memenuhi ajakan tersebut dengan menjadi trainer untuk materi komunikasi dan manajemen risiko. Kemudian saya memutuskan untuk berhenti karena mau fokus membesarkan program televisi yang saya kelola.

Buku Judy Carter yang berjudul "the message of you" yang saya baca tahun 2012 membuat saya kemudian memutuskan mulai serius menekuni dunia motivasi dan training. Dalam bukunya tersebut Judy Carter menyebutkan di Amerika banyak comic yang laris sebagai public speaker. Alasan lain yang membuat saya memutuskan masuk ke dunia training dan motivasi adalah saya merasa positioning saya sebagai pembawa acara dan komedian sudah sangat kuat.

Pengalaman saya dalam mewujudkan mimpi menjadi komedian serta kegemaran saya membaca buku motivasi sejak tahun 1996 serta didukung  latarbelakang pendidikan saya S2 Ilmu komunikasi FISIP UI menjadi nilai lebih bagi saya sebagai trainer dan motivator yang bisa mengajak peserta training melihat sesuatu dari sisi lain.

Dapat dikatakan kehadiran saya sebagai trainer dan motivator bukanlah sesuatu yang mendadak.

Info training / motivasi : Cici 08176655874

Selasa, 17 Mei 2016

Teamwork, Kompak dan Saling Mengisi.

Bersama Rekan Artis Dalam Acara Nite Time Metro TV
Salah satu materi training yang sering diminta oleh berbagai perusahaan adalah membangun teamwork. Training membangun teamwork ini sangat penting karena berhasil atau gagal sebuah perusahaan mencapai target sangat bergantung pada kerjasama team. Untuk masalah teamwork, saya sering memberikan contoh tim sepakbola. Meski sebuah tim sepakbola ternama beranggotakan para pemain bintang apabila tidak memiliki teamwork yang baik maka akan mengalami kekalahan demi kekalahan dalam pertandingan.

Pengalaman saya dalam memproduksi acara televisi membuktikan bahwa teamwork sangat penting. Rata-rata program televisi yang saya kelola berumur panjang. Ini disebabkan ada sinergi yang baik antara semua anggota team. Yang berada di belakang layar dan di depan layar saling mengisi. Saya pernah mempunyai program televisi yang hanya bertahan 3 bulan. Ini merupakan program televisi saya yang berumur paling pendek. Ini terjadi karena program ini tidak memiliki teamwork yang solid. 

Untuk bisa memiliki teamwork yang hebat rumusnya sangat sederhana yaitu kompak dan saling mengisi. Kompak artinya memiliki komunikasi yang baik sesama anggota team dan menjalankan fungsi masing-masing dengan baik. Saling mengisi artinya tiap anggota team adalah orang terbaik di bidangnya. Memiliki keahlian khusus yang berfungsi menjadi salah satu kekuatan team. Keahlian masing-masing anggota team ini harus saling melengkapi dengan anggota lainnya.

Saling mengisi yang dimaksud adalah memadukan keahlian tiap anggota team menjadi sebuah kekuatan untuk mencapai tujuan. Bukan yang ahli mengisi kekosongan anggota team yang performanya kurang baik. Misalnya, apabila sebagian besar anggota team memiliki kecepatan bekerja yang tinggi lalu ada beberapa yang lamban maka yang terjadi bukan saling mengisi. Mereka yang lamban ini malah bisa menghambat dan menganggu kecepatan yang lain.

Mulai sekarang pastikan Anda memiliki teamwork yang kompak dan saling mengisi.

informasi training & motivasi : Cici 08176655874

Selasa, 26 April 2016

Trainer, Coach dan Buddy

Yang pernah ikut training dan coaching tentu sudah paham beda antara training dan coaching. Secara sederhana bedanya adalah trainer memberikan pelatihan keahlian sedangkan coach membantu coachee (orang yang diberikan coaching) mencapai tujuannya. Trainer lebih banyak berkomunikasi satu arah sambil sesekali memberi kesempatan trainee untuk bertanya. Sedangkan coach lebih banyak bertanya kepada coachee untuk menggali potensi yang dimilikinya. Meskipun secara bahasa Inggris apabila kita buka kamus, trainer dan coach sama-sama memiliki arti pelatih. 

Seorang trainer harus menguasai materi yang akan dia bagi kepada trainee. Misalnya seorang sales trainer. Dia harus menguasai berbagai teknik penjualan terkini. Singkatnya seorang trainer adalah pakar di bidangnya. Sedangkan seorang coach tidak harus menguasai bidang tertentu dalam melakukan coaching terhadap coachee. Leadership coach tidak harus ahli leadership karena keahlian seorang coach bertumpu kepada kepiawaiannya dalam meramu pertanyaan kepada coachee sehingga coachee menemukan potensi diri yang bisa digunakan dalam mencapai tujuan.

Saya sendiri dalam bidang people development mengembangkan istilah buddy. Saya terinpirasi dengan istilah comedy buddy saat mempelajari stand up comedy. Proses kerja buddy ini hampir mirip dengan cara kerja guru-guru kungfu dalam menggembleng muridnya. Pertama sang guru akan menggali potensi si murid terlebih dahulu kemudian baru menentukan jurus yang tepat untuk diturunkan kepada si murid. Inilah yang membuat sesi training saya menggunakan gaya komunikasi "two ways traffic communication." Dengan begitu, peserta selain mendapatkan ilmu soft skill yang sesuai dengan bidangnya juga bisa menemukan potensi dirinya.

informasi training & motivasi : hubungi Cici 08176655874

Rabu, 20 April 2016

Jangan Undang Motivator

Disaat pimpinan merasa bahwa timnya bekerja tidak sesuai dengan yang diharapkan maka kalimat yang sering muncul adalah “tim saya perlu dimotivasi.” Saat pimpinan beranggapan bahwa timnya perlu dimotivasi maka langkah awal yang dilakukan bukanlah dengan langsung mengundang motivator. Jika ini yang dilakukan maka tak heran kemudian muncul keluhan selanjutnya “padahal tim saya sudah ikut seminar motivasi tetapi merasa masih kurang memiliki motivasi.”

Apabila pimpinan merasa bahwa timnya kehilangan motivasi dalam bekerja maka langkah awal yang sebaiknya dilakukan adalah mencari tahu apa yang menyebabkan mereka kehilangan motivasi dalam bekerja. Penyebas seseorang kehilangan motivasi dalam bekerja tidak selalu disebabkan oleh faktor dalam diri. Suasana kantor yang kurang menyenangkan, bos yang otoriter menjadi bagian-bagian lain yang membuat karyawan kehilangan motivasi dalam bekerja.

Solusi untuk meningkatkan motivasi karyawan dalam bekerja baru bisa dilakukan apabila perusahaan sudah memahami penyebab karyawan kehilangan motivasi dalam bekerja. Salah satu cara meningkatkan kembali motivasi tersebut adalah dengan cara melakukan kegiatan bersama yang salah satunya adalah mengikuti seminar motivasi. Ini menjadi sangat efektif karena perusahaan bisa memesan materi motivasi kepada motivator yang sesuai dengan kebutuhan karyawan. Jadi jangan undang motivator sebelum perusahaan memahami motivasi apa yang dibutuhkan oleh karyawan mereka.

Iwel Sastra
Komedian, Trainer & Motivator
Informasi training & motivasi : hubungi Cici 08176655874

Kamis, 31 Maret 2016

Gaya Komunikasi Pemimpin

Bersama Bapak Teuku Khaidir
Dalam training leadership yang saya bawakan, saya menyebut pemimpin sebaiknya memiliki gaya komunikasi yang cair. Artinya cair adalah komunikasi yang tidak berjarak namun tetap elegan dan berwibawa. Cair tidak selalu harus lucu, penuh canda dan humoris.  Kamis 24 Maret 2016 saya mendapatkan contoh nyata gaya komunikasi yang cair seorang pemimpin. Dalam acara ulang tahun ke 3 PT. Perta Arun Gas, sang Presiden Direktur yaitu Bapak Teuku Khaidir membacakan sebuah puisi karyanya yang berisi pesan dan motivasi kepada seluruh karyawan PT. Perta Arun Gas. Ini contoh gaya komunikasi yang cair seorang pemimpin. Dengan seijin pak Teuku Khaidir saya sertakan puisi karyanya tersebut dalam tulisan ini.

Selamat Hari Ulang Tahun teman PAG

Teman sudah saatnya kita merenung
Memandang jauh kedepan
Bercermin pada diri kita masing-masing
Sebelum ditanya oleh owner dan komisaris

Teman sesungguhnya siapakah kita ini
Pekerja profesional kah
Pekerja keras kah
Pekerja cerdas kah kita
Pekerja yang tulus dan ikhlas kah
Atau Pekerja titipan kah kita ini

Niat kita, semangat kita perlu kah dipertanyakan
Hari-hari penuh dengan rapat, diskusi yang kadang kala panjang tak efektif
Kita tekun di depan atasan
Tiba-tiba hilang tak tahu rimbanya
Kadang emosi dikuasai oleh makhluk yang ternoda
Kadang marah tak tahu arahnya
Kadang sibuk tak tahu waktu makannya

Teman waktu berlalu dengan cepat tanpa kita sadari
Waktu berjalan pelan kala kita menunggu
Waktu ... alangkah cepat kala kita terlambat
Waktu terasa mati kala kita malas
Waktu sangatlah pendek kala kita semangat

Waktu ibarat pedang
Kala kita tidak pandai menggunakannya
Maka akan memotong jiwa dan raga kita
Subhanallah

Demi waktu
Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian
Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal kebajikan serta saling menasehati 
supaya menjalankan kebenaran dan saling menasehati supaya tabah menghadapi kesukaran

Teman lalu apa yang harus dilakukan ...
Para engineer sibuk dengan hitungannya
Para manager sibuk dengan memikirkan segalanya
Para VP sibuk merenungi apa saja
Para direksi sibuk dengan kebijakannya
Para Owner sibuk mencari dana untuk peluang bisnisnya
Para komisaris sibuk dengan pengawasannya
Para pemimpin sibuk dengan mengatur semuanya

Teman Marilah kita bekerja dengan penuh semangat
Penuh harapan
Tulus dan Ikhlas meraih cita-cita dan target kita yang lebih baik dari waktu sebelumnya.

Terima kasih

Senin, 14 Maret 2016

Sharing Buku Inspirasi Sukses Dari Sepak Bola

Ada yang berbeda di resto Mie HCM yang berlokasi di Plaza Semanggi pada Selasa sore tanggal 8 Maret 2016 lalu. Hari selasa memang selalu menjadi waktu yang istimewa terutama untuk komunitas Billionare Mindset. Di hari itulah rutin diadakan acara kopdar komunitas di resto Mie HCM. 

Namun kopdar Selasa 8 Maret ini menjadi berbeda. Ini disebabkan komedian dan pakar motivasi, Iwel Sastra dijadwalkan menjadi pembicara dalam sharing buku terbarunya Inspirasi Sukses Dari Sepak Bola. Sharing buku yang masih gress ini menjadi sangat spesial karena komunitas Billionaire Mindset mendapat kehormatan sebagai komunitas pertama yang menikmati sharing Inspirasi Sukses Dari Sepak Bola. 

Acara yang berlangsung dari pukul 17.30 sampai pukuk 20.00 ini benar-benar seru dan meriah. Selama memberikan sharing cara sukses dari sepak bola, selain terinspirasi hadirin juga terhibur dengan jokes-jokes segar stand up comedy yang dilemparkan oleh Iwel. 

Dari sharing tersebut Iwel mengatakan, selain nikmat ditonton sepak bola juga bisa dijadikan inspirasi untuk sukses baik dalam karier, bisnis bahkan jomblo yang sedang mencari pasangan. Misalnya, semangat mental juara dan pantang menyerah para pemain sepak bola bisa kita lakukan saat mengejar target karier, bisnis dan mengejar gadis impian.